banner 728x250

Solidaritas Mahasiswa Bone Tuntut Realisasi Janji Bupati, Wagub Sulsel Bilang Begini

 

Makassar, Globalterkini.Com- Setelah beberapa kali menggelar aksi menuntut realisasi janji Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi. Puluhan mahasiswa tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Bone akhirnya melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di rumah jabatan (rujab) nya, Jl Yusuf Dg Awing, Makassar.

Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya. Dimana mereka menuntut tiga hal, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, anggaran pendidikan (beasiswa) hingga fasilitas kesehatan.

“Agenda buka bersama dan silaturahmi, kita diundang secara azas kekeluargaan sesama orang Bone guna mendengarkan aspirasi dan keluh-kesan Masyarakat Bone, terkhusus yang tinggal di pinggiran,” Kata Taslim, Kordinator Solidaritas Mahasiswa Bone dalam rilisnya, Rabu 22 Mei 2019.

“Kita bicara tentang kebijakan Bupati Bone yang masih banyak melahirkan gejolak sosial. Dengan slogan tanah “Makkiade” dan tanah para raja-raja” pembangunan akses jalannya tak merata, anggaran beasiswa tak transparan, serta fasilitas kesehatan jauh dari layak, maka kami meminta Wagub agar mendesak Bupati mencarikan solusi,” Tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Sulsel, Andi Sudirman mengatakan akan serius menangani. Apalagi kata dia, Bone merupakan tanah kelahirannya dan besar di sana.

“Tentu sudah keharusan saya meretas segala bentuk persoalan yang terjadi, apalagi menyangkut masalah kesejahteraan umat, dalam waktu dekat ini saya akan sampaikan kepada Bupati Bone agar serius menjawab dan melaksanakan tuntutan adik-adik,” Katanya.

“Untuk akses jalan, saya pikir tahun ini sudah dianggarkan secara optimal, seperti akses jalan alternatif Bone-Pangkep dan Kecamatan Cina- Ponre. Tahun ini kami programkan semua guna mempercepat segala bentuk urusan masyarakat,” Pungkasnya.

Sebelumnya, Solidaritas Mahasiswa Bone juga pernah menemui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Asmanto Baso Lewa dengan membawa tuntutan sama pada senin 15 April lalu.

Penulis: Indra Mahendra