banner 728x250

Anggota DPRD Sergai Ditangkap, Terkait Kasus Penipuan

Sergai, Globalterkini.Com – Anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan, Togar Situmorang, di tangkap Polres Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) usai mengikuti rapat Paripurna DPRD Sergai, Selasa pekan lalu (11/6). Togar Situmorang yang juga menjabat bendahara Partai DPC PDI Perjuangan Kabupataen Sergai yang terpilih 2 Periode dalam kontes Legislatif tahun ini, merupakan anggota DPRD Sergai dari Dapil IV

Menurut keterangan Kapolres Sergai, AKBP. H. Juliarman Eka Putra, S.Sos, SIK,MH, saat dikomfirmasi Kamis (13/6) membenarkan, bahwa secara resmi Togar Situmorang telah ditahan Satreskrim Polres Sergai, setelah 2 kali tidak mengindahkan surat panggilan dari Polres Sergai. Tegas Juliarman

Terkait itu, Polres Sergai mendapat apresiasi dan dukungan atas penangkapan Togar Situmorang dari PAC-PAC PDI Perjuangan Kabupaten Sergai dengan mengirim papan bunga di depan Mapolres Sergai, Jalan Negara, Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai, Provinsi Sumatera Utara.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun media ini, Togar Situmorang ditangkap dalam kasus penipuan 280 juta rupiah, terkait janji sejumlah proyek yang akan diberikan pada korban. Faktanya, proyek yang dijanjikan tersebut tidak pernah ada. Akibatnya, para korban kemudian mengadu ke Polres Sergai.

Sementara itu, salah satu aktivis Sergai, Arif Junaidi, sangat menyayangkan adanya kasus anggota DPRD yang meminta sejumlah uang dengan menjanjikan proyek. Terkesan jika anggota DPRD memiliki Proyek. Ini menjadi indikasi ada gratifikasi di DPRD Sergai melalui Pemkab Sergai. “jika dicermati, kasus ini sangat memalukan dan menjadi sinyalemen jika oknum-oknum anggota DPRD Sergai yang bermain proyek ada dilembaga tersebut” Ujar Arif.

Arif menambahkan, ini pintu masuk bagi Polres Sergai untuk mengusut dan mengembangkan kasus tersebut yang telah jelas diduga jika di DPRD Sergai ada gratifikasi dengan tertangkapnya salah seorang anggota DPRD Sergai dalam kasus penipuan dengan janji memberikan proyek pada korbannya. Pungkas Arif.

Penulis : Budi Lubis