banner 728x250

Sosok Ketua DPRD Bone Yang Terpilih “Pengabdian Tampa Batas”

Irwandi Burhan (ketua DPRD) terpilih, ditengah - tengah masyarakat saat gotong royong

Bone, Globalterkini.com – Pada umumnya, akhir pekan dimampaatkan sebahagian orang untuk berlibur atau berekreasi bersama keluarga sambil melepas penat dari segala rutinitas sehari – hari. Objek – objek wisata tepi pantai maupun pemandangan alam yang sejuk di pelosok desa, menjadi pilihan untuk dikunjungi. Tentu tujuannya untuk menyegarkan kembali tenaga serta pikiran yang mumet oleh pekerjaan yang menumpuk.

Namun sosok yang satu ini terbilang unik dan menarik perhatian banyak orang, terutama di daerah pemilihan (Dapil) nya. Ia pekerja keras, penuh dedikasi, loyal dan supel dalam bergaul. Tak heran jika ia dikagumi dan di idolakan banyak orang, terutama daerah asalnya yaitu, Desa Lalebbata, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Irwandi Burhan, legislator asal Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, lebih memilih berakhir  pekan dan berkumpul bersama warga sambil bergotong royong  kerja bakti. Kegiatan seperti itu baginya lebih bermampaat dan memiliki nilai sosial yang mampu merekatkan hubungan emosional antara dirinya dengan masyarakat. Jika hari libur dimampaatkan sebahagian orang untuk refresing, bagi Irwandi dijadikan moment silaturrahmi sambil mengisi kesempatan mengerjakan hal – hal yang bermampaat bagi kehidupan sosial masyarakat.

Hal itu diungkapkan Irwandi saat melakukan gotong royong bersama ratusan warga di daerah asalnya. “seperti inilah kami memampaatkan hari libur bersama warga. Mengerjakan sesuatu yang bermampaat secara gotong royong. Dengan cara ini mendekatkan kita dengan mereka. Kita bisa mendengarkan apa yang mereka keluhkan, dan apa yang menjadi keinginannya. Disitu  ada rasa yang begitu lekat, seakan menyatu dengan diri kita” ujar Irwandi, saat ditemui di lokasi, Sabtu 21 September 2019

Selain itu kata Irwandi, kegiatan – kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan inprastruktur. Soal pembangunan, bukan hanya urusan pemerintah semata, tetapi menjadi tanggung jawab kita juga sebagai warga yang baik. Sikap gotong royong perlu dijaga, sebab itu adalah ciri khas budaya kita sebagai bangsa dengan beragam adat istiadat. Termasuk diri saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Bone yang diberikan amanah oleh masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dari bawah. Tanggung jawab ini harus dikorelasikan antara giat pembangunan dengan penyerapan aspirasi demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bone khususnya. Jadi gotong royong mewujudkan rasa persaudaran menuju esensi slogan Kabupaten Bone, yaitu ‘Bone Mabessa’. jelas Irwandi.

Saat yang sama, seorang  warga Kelurahan Lalebbata, Andi Mukti Sali, menuturkan bahwa kita tidak hanya berharap dari anggaran pemerintah, tetapi kebersamaan masyarakat dalam membangun daerah, adalah jawaban budaya gotong royong yang perlu dijaga dan dilestarikan. Sebab pada hakikatnya, apa yang dihasilkan melalui kegiatan gotong royong tersebut, akan dinikmati, dijaga san dipelihara oleh masyarakat itu sendiri. Tutur  Andi Mukti.

Hal senada, juga dikatakan oleh H. Sabir, juga salah seorang warga Desa Lalebbata. “Disini kita berswadaya, kumpul-kumpul dana untuk membeli material seperti pasir dan semen. Sementara untuk tenaga kerjanya, kita gotong royong tanpa mengharap upah kerja atau gaji. Dan biasanya, untuk konsumsi disiapkan oleh kaum ibu – ibu dengan sukarela. Nah, … kalau Pak Irwandi Burhan, memang tidak pernah ketinggalan dalam setiap kegiatan. Selalu hadir dan berbaur dengan masyarakat. Berkomunikasi dengannya juga sangat mudah. Nyaris tak ada sekat – sekat birokrasi yang menghambat. Walaupun hanya melalui telepon genggam, pasti beliau sangat resfek dan cepat menentukan sikap jika itu menyangkut kebutuhan masyarakat.” Pungkas Sabir. (Redaksi)