banner 728x250

DPRD Bone, Gelar RDP Bersama Instansi Terkait melalui Telekonference

Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan, SE.,MM

Bone, Globalterkini.Com – Sejak corona virus desease 2019 (covid – 19) dinyatakan oleh Word Health Organization (WHO) sebagai kasus pandemic, segala aktivitas perkantoran dan pelayanan menjadi sangat terbatas. Rabu kemarin, 8 April 2020, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bone, Irwandi Burhan, Se.,MM  menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan cara tele conference.

RDP gabungan komisi DPRD tersebut, dilaksanakan dengan beberapa instansi terkait seperti, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone, sekaligus sebagai sekretaris Satgas Gugus Covid 19, Dray Vebryanto, kepala dinas Kesehatan, Dr. Hj. A. Kasma M. Padjalangi, kepala BPKAD H. Najamuddin, kepala DPMD, Drs H. A. Arsyad Lantara, kepala dinas Sosial, Drs. A. Promal Pawi, Kepala dinas Perdagangan, Drs. A. Sahrul, beberapa camat perbatasan maupun bukan perbatasan, serta camat dalam wilayah kota.

Tujuan kegiatan tele conference itu untuk membicarakan langkah epektif penanganan Covid 19 di kabupaten Bone, serta pengelolaan alokasi anggarannya. Dari giat tersebut menghasilkan kesepakatan antara lain, anggaran kecamatan untuk penanganan covid 19 dan insentif petugas kesehatan serta petugas lapangan, segera direalisasikan.

Selain itu, ketersediaan anggaran dan penggunaannya, diharapkan cepat dan cepat sasaran untuk penanganan covid 19. Begitu pula dengan kinerja satuan tugas (Satgas) kabupaten Bone terkait penanganan covid 19 (Bone masih Zero) layak diberi apresiasi. Demikian pula realokasi anggaran  anggaran desa dan perubahan APBDes, dipastikan sudah sesuai mekanisme.

Pada kesempatan itu ketua DPRD Bone,  Irwandi Burhan mengatakan, “kegiatan kali ini tidak seperti biasanya. Dimana sebelumnya kita berbicara dan bertatap muka langsung, saling berjabat tangan serta bersenda gurau” ujar Irwandi.

“Hari ini, Allah mentakdirkan kita bertatap muka hanya dengan alat tehknologi, dengan diciptakannya suatu kondisi yang tidak memungkinkan kita bersama dalam satu ruangan. Dengan situasi seperti ini, kita bisa merasaktikan bagaimana tersiksanya kita ketika saling berjauhan. Bagaimana sedihnya kita saat tak bisa lagi berpegangan tangan dan bertemu langsung. Namun dibalik ini, semoga kita pandai mengambil hikmah atas semua rencana Allah SWT. Kita sama – sama berdoa, semoga Allah memberikan rahmatnya jelang bulan suci Raamadhan dan menyelesaikan tugas mhkluk ciptaannya yang bernama virus corona. Kita semua berharap agar kondisi kembali stabil seperti sedia kala” pungkas Irwandi Burhan.

Penulis : Andi Trisna