banner 728x250

Tak Diketahui Kadinsos, Bansos Rp 500 Ribu Cair, Ada Potongan Rp 50 Ribu

 

Bone, Globalterkini.Com- Pemerintah kembali memberikan Bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19. Bantuan berupa uang tunai Rp 500 ribu dan beras seberat 15 kilogram.

” Bantuan Rp 500 ribu itu ditujukan bagi masyarakat yang tak menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), sementara penerima PKH dapat beras 15 kilogram, ” Kata Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Bone, Sulsel, Andi Promal Pawi, Jumat 28 Agustus 2020.

Namun, proses penyaluran bantuan tersebut mendapat sorotan, pasalnya, selain tak diketahui Kadinsos, salah satu agen e-Warung di Kecamatan Amali, disebut melakukan pungutan sebesar Rp 50 ribu untuk setiap warga penerima.

” Ia ada potongan, agen yang minta, katanya untuk dibagi-bagi, tapi tak tau ke siapa, ” Ujar warga yang menolak disebutkan namanya.

Masih kata dia, dugaan potongan seperti itu sudah kerap kali dilakukan.

” Pada program BPNT memang kadang begitu, katanya mereka (agen) menyetor sejumlah uang ke TKSK, nilainya beragam, ada yang sampai Rp 300 ribu, ” Tambahnya.

Hal itu dibenarkan oleh agen e-Warung lainnya di Kecamatan tersebut.

” Ia, saya pernah kasi Rp 500 ribu, itu untuk uang jasa, karena TKSK kadang bantu kami kalau ada kartu milik warga bermasalah, terkait potongan Rp 50 ribu, juga memang benar, saya dengar informasinya baru-baru ini, tapi kalau di tempat saya, tak ada potongan, ” Katanya.

Menanggapi hal itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Amali, Muhammad Aris mengaku belum tahu dan bingung soal adanya penyaluran. Dia juga dengan tegas membantah adanya setoran.

” Kalau masuk ke rekening memang sudah, tapi masalah disalurkan atau belum, saya juga belum tahu. Kalau untuk setoran, jujur sampai saat ini, saya belum dapat apa-apa, ” Kata Aris.

” Tapi kalau sekedar pembeli rokok, memang ada, kalau dikasih, saya ambil, cuma saya tak pernah minta, ” Imbuhnya.

Kebingungan juga turut dirasakan Kadinsos, Andi Promal Pawi, karena sepengetahuan dirinya, program ini baru disosialisasikan.

” Setahu saya, baru sosialisasi tapi biar saya cek dulu, termasuk soal adanya potongan, ” Pungkas Andi Promal.

Penulis: Indra Mahendra